Beberapa Percakapan Hari ini

Pagi Hari

R1           : “Wes pada belajar ya… tumben…”

F              : “Aku selalu ya.”

R2           : “Mas arman, katanya kalau ujian nggak belajar? Udah mas nggak usah belajar…”

Me         : “Ini bukan buku pengolahan sinyal tuh. Ini buku pemrograman C++. Aku mah menikmati apa yang aku sukai aja dan tetap menjalankan apa yang menurutku perlu aku lakukan tanpa harus ada penyesalan di akhir kelak.Lagian buat pengsis aku udah belajar jauh-jauh bulan di kelas.” Continue reading

Pengganti Software Bajakan

Postingan kali ini ane akan membahas beberapa software yang dapat menjadi pengganti dari software-software yang kita butuhkan. Sehingga kita bisa mengurangi dosa-dosa kita. Sebab tidak etis kalau mempermasalahkan tanpa memberikan solusi.

OS
ini sudah jelas hanya ada 3 solusi. Pertama membeli yang asli. Kedua ikut seminar Microsoft. Ketiga adalah menganti dengan linux. Untuk kalian yang takut dengan linux, buang jauh-jauh pikiran itu karena pada dasarnya bahasa linux tidak jauh berbeda dengan bahasa pada command prompt.

Office
bagi para pengguna Microsoft office bajakan… segera ganti dengan yang asli atau silahkan mencoba libero office. Plugin yang dimiliki libero office tidak jauh berbeda dengan Microsoft office. Hanya saja mungkin tampilannya yang tidak menarik, tapi itu bisa dikesampingkan lah. Sebab pasti tujuan utama instalasi office adalah untuk word, excel, powerpoint, dan perkantoran lainnya.

Desain Grafis
nah ini untuk para kaum designer… bisa kalian bayangkan setiap desain yang kalian sebar akan menjadi dosa kalian? Mungkin kalian bisa mencoba menggunakan gimp dan photoscape. Dari yang pernah saya coba sih lebih enak pakai gimp karena sangat simpel dalam mengedit dan memanipulasi objek.

Download Manager?
ini juga merupakan software yang paling sering digunakan anak muda karena umumnya anak muda senang mendownload. Coba gunakan Internet Download Accelerator Plus yang versi free. Versi trialnya saja sudah seperti IDM kok… dan yang lebih menguntungkan adalah free.. kalau kalian punya yang berlebih bisa lah menyisihkan sedikit tabungan untuk membeli yang full… 😀

Software selanjutnya?
Untuk software selanjutnya mungkin bisa kita bahas lewat komen saja ya… kalian pertanyakan dan kita diskusikan 😀

Antara Isi dompet, software bajakan, dan moral pribadi

“Udeh mas, tinggal pake krack aja langsung beres pasti.” Kalimat yang sudah umum diucapkan mahasiswa jaman sekarang dalam mengatasi masalah lisensi. Salah satu tradisi buruk yang menjadi darah daging sekarang adalah pandangan mengenai HAKI (Hak Atas Kekayaan Intelektual). Langsung to the point aja. Mahasiswa sekarang tidak sedikit yang berpandangan bahwa pembajakan itu sepele karena sekarang kita tidak mampu membelinya sementara kita membutuhkannya. Ini adalah pernyataan salah yang menjadi tradisi oleh para agent of change ini.
Padahal sudah jelas-jelas kalau membajak itu adalah tindakan tercela karena kita tidak menghormati HAKI sang pencipta teknologi tersebut. Beruntunglah ane dulu mendapatkan mata pelajaran HAKI ketika masih SMA dan ane masih mempunyai moral untuk tidak membajak.

Sekarang kita cek dulu yuk laptop dari teman yang akan kita lihat seberapa berat sih pembajakan yang sudah kita lakukan. Mulai dari operating sistem, udah asli belum? Untuk sekedar info aja ya.. windows 7 home premium asli itu harganya cuma 400rb lho.. kalau masih terasa berat bisa ditimbang dengan berapa barang-barang tidak penting yang kita beli lainnya? atau untuk solusi lainnya kita bisa menggunakan linux dan mengembangkannya. Terus office yang kita gunakan… untuk penggantinya kan ada libero office. Kemudian cek ada software seperti corel draw, adobe photoshop cs N, internet download manager dan software berbayar lainnya ga? Corel draw itu harganya paling murah sekarang adalah 4juta rupiah lho.. kalau misal ditimbang-timbang sudah berapa juta kita korupsi? Sudah berapa dosa yang kita dapat dalam setiap kali menggunakan notebook?

Padahal untuk mahasiswa, Microsoft sudah memberikan lisensi gratis apabila kalian mengikuti seminar-seminar yang mereka adakan… dan mereka mengadakannya di setiap universitas lho… tinggal bagaimana kita mencarinya dan seberapa peduli kita pada HAKI. Bayangkan saja seandainya kita nanti sukses dan berhasil membuat sebuah software dan ternyata software kita dibajak, pasti kita tidak menyukai sang pembajak.

Tulisan ini saya buat bukan untuk sombong, tapi hanya sekedar ungkapan tidak suka kepada orang-orang yang senang membajak dan menyombongkan diri dihadapan ane. Ane hanya mau mengingatkan kepada kalian yang mungkin membaca tulisan ini… sifat korupsi itu tumbuh karena kita sudah terbiasa korupsi kecil-kecilan, jadi kalau sekarang kalian membenci para koruptor, bayangkan juga kalau kalian dibenci diri kalian sendiri. Ini bukan masalah kita mampu atau tidak. Melainkan sudahkan kita bermoral dalam bersikap untuk hidup ini?

Pola Makan Mahasiswa

Sarapan pagi

Sarapan pagi

Intro :

Laptop sudah menunjukkan pukul 12.47 WIB dan kontrakan laknat ini masih saja ramai dengan celotehan dari si pangeran yang berjulukan Aginta Adjani tentang perutnya yang kelaparan. Emang banget dah dunia mahasiswa. Untung aje si Aristyanto Gema Wicaksono mau keluar buat bayar SPP (emang enak loh keluar malam-malam, lagian nunda-nunda sih), jadi si pangeran bisa nitip makanan kan ke sandy.

Reff (#ngaco) :

Pangan… salah satu kebutuhan pokok yang paling urgent dalam hidup gw nih… pernah dulu punya moto “live for eat, cause eat make us live”… sebuah moto bodoh yang pernah gw temukan.
kebutuhan pokok ini sebenarnya jauh lebih penting dari yang kita duga karena tubuh kita membutuhkan gizi yang tertera di dalamnya, bukan pada banyaknya makanan yang kita makan. Percuma banyak makan kalau gizinya ngga ada… lihat nih badan gue.. kurus kerempeng gara-gara dulu hobinya cuma makan makanan yang enak-enak aja. Padahal kita tahulah sifat setan itu selalu menggoda kita dengan hal-hal buruk yang fisiknya selalu enak.

Nah kita bercerita nih tentang pola makan mahasiswa kebanyakan saat ini atau tepatnya mahasiswa-mahasiwa yang umumnya gue kenal (termua isi kontrakan ini). Mahasiswa sekarang ini punya sebuah kalimat pegangan untuk pola makannya. Kalimat itu adalah “harga nomor satu, rasa nomor dua, gizi itu bonus lah”
Sebuah tradisi salah yang masih berkembang sampai saat ini. Padahal mahasiswa pada umumnya bekerja dalam jangka waktu yang lebih panjang daripada orang dewasa yang sudah bekerja. Pagi-pagi udah bangun shalat subuh sama seperti orang dewasa terus menunggu waktu entah ngapain sambil buang-buang energy. Buat kalian-kalian yang tidur lagi mah juga sama aja, pas bangun pasti lebih lapar lagi. Abis itu langsung kegiatan kampus dan diteruskan dengan UKM atau organisasi yang diikuti. Dan dilanjutkan dengan acara kelayapan yang entah tujuan apa (hayo ngaku!). yah kalau dihitung sih minimal jam 7 baru selesai lah.

Untuk menjaga tubuh kita agar tetap fitlah kita perlu memenuhi hak tubuh kita, yaitu makan makanan yang mengantung mineral, vitamin, dan zat-zat yang dibutuhkan tubuh. Makan makanan 10rb tapi udah komplit sayur lauk lebih baik daripada makan 7rb cuma dapet ayam.

“kagak kenyang om”, kalimat yang sering diucapkan oleh orang-orang yang perutnya sudah diisi oleh setan. Gampang kok kalau mau kenyang, sebelum makan baca doa dulu pasti kenyang deh 😀
becanda ya… hehehe. Oleh karena itu diperlukannya management waktu makan yang teratur juga, jangan Cuma manajemen waktu organisasi dan kuliah aja yang teratur.
Sarapan jam  6 pagi
snack jam 10 pagi menjelang siang
jam 1 makan siang
jam 4 snack sore lagi (lebih asik kalau ngeteh aget ;-))
terus makan makan jam 6-7 malam deh, sesuaikan dengan jam shalat ya
insyaallah pasti ngga bakal kelaparan deh karena kita sudah memberikan sekat-sekat yang tepat untuk tubuh kita.

Ingatlah bahwa orangtua kita di rumah (buat yang merasa jauh dari orang tua)pasti ingin kita tetap sehat selalu dan juga makan teratur kan? Mereka memberikan kita uang untuk makan juga kan? Dan pasti jatah uang untuk makan jauh lebih banyak dibandingkan yang lain, terus kenapa kita pake korupsi? Ingatlah kalau usaha kita ini dalam menjaga tubuh kita yang merupakan titipan dari tuhan akan dibalas dengan hal baik lain yang jauh lebih besar nanti. Daripada kita dzalim sama diri sendiri… ya gak? Maka dari itu marilah kita mulai dari pola makan yang teratur dan juga menu makan yang 4 sehat 5 sempurna… dan mari kita raih masa depan yang sehat tanpa ada penyesalan kelak. 😀

Intro di Malam Pencarian

First : “aku? siapa aku ini? apakah aku sebenarnya”
Second : “kau adalah bayangan, aku yang mewarnaimu, dan dia yang sering mengganggu warnaku.”
First : “bayangan? (terpaku bingung dengan penjelasannya)”
Third : “kau alasan terseretnya kita dalam gelombang penderitaan ini, karena dia lah kita semakin tenggelam, dan karena kelemahanku lah kita justru terjebak dilembar ini.”
Second : “(Menatap Third dengan penuh kebencian dan kegembiraan menjadi satu.)
First : “aku,, aku terus mencari cahaya itu selama ini.”
Second : “sampai kapan kau akan terus mencarinya?”
First : “sampai aku menemukannya!”
Third : “kau telah memilikinya. Sejak semula! Kita eksis di dunia ini karena cahaya itu, kau masih mencari sesuatu yang jelas-jelas sudah menemukanmu?”
Second : “saat kau meraihnya kau akan sirna dan saat kau kehilangannya kembali kau akan jatuh, jatuh ke dalam kegelapan hati.”
First : “aku? siapa aku ini? siapa kalian ini sebenarnya?”
Second & Third : “kami adalah kau, pikiranmu, dan juga emosimu!”

Email Motivasi dari sang Ayah

seperti biasa lah… papaku sering sekali mengirim email
tapi email kali ini pas bgdh dengan kondisi sehingga menimbulkan kesan yang luar biasa
isinya seperti berikut :

“itu adalah perpaduan antara kecerdesan dan keberanian. Kesuksesan itu adalah perpaduan antara kemandirian dan keuletan”

“Orang Pintar tapi tdk sukses………berarti dia cerdas dan berani tp tdk mandiri dan tdk ulet
Orang Sukses tp tdk pintar………..berarti dia ulet dan mandiri walau sebenarnya dia tdk cerdas dan bukan pemberani”

thanks dad… you’re the best
^_^